Mengevaluasi Saham dengan Analisis Kualitatif Atau Kuantitafif ? - Economics, Accounting, and Tax ( ECOTAX )

Terbaru

Saturday, May 1, 2021

Mengevaluasi Saham dengan Analisis Kualitatif Atau Kuantitafif ?

 

Kali ini mimin akan membahas mengenai Analisis Kualitatif dan Kuantitatif , Selalu ada perdebatan tentang pro dan kontra analisis kuantitatif dan kualitatif dalam memilih saham. Cara mana yang bekerja lebih baik? Apakah yang satu lebih baik dari yang lain? Haruskah investor menggunakan faktor "kuantitas" dan "kualitas" saat membuat keputusan investasi?  Untuk itu mari kita mengenal analisis kualitatif dan kuantitatif.


Analisis Kualitatif ?

Saat melakukan analisis kualitatif pada saham suatu perusahaan, sebagian besar profesional investasi melihat model bisnis, keunggulan kompetitif di industri, manajemen, dan tata kelola perusahaan. Ini membantu untuk menentukan bagaimana perusahaan menghasilkan uang, keunikan yang dimiliki dibandingkan dengan pesaing, kemampuan orang yang membuat keputusan dan bagaimana mereka memperlakukan pemegang saham. Mengumpulkan semua data ini dapat memberikan gambaran yang lebih baik tentang bagaimana perusahaan bermaksud mengembangkan bisnisnya sambil memberi penghargaan kepada pemegang saham.


Namun, ini bukanlah gambaran keseluruhan. Subjek yang menyentuh hati seperti memuaskan pelanggan, memberi penghargaan kepada karyawan, dan memelihara hubungan baik dengan pemasok  juga penting. Analis kualitatif melihat bisnis itu sendiri dan mencoba membuat keputusan berdasarkan faktor kualitatif di atas.


Warren Buffet sendiri sebagai investor kenamaan menggunakan analisis kualitatif dalam keputusan investasinya, walaupun bagi mimin analisis ini rumit dan memerlukan waktu yang lama untuk dapat dikuasai, juga bisnis apa pun yang harga sahamnya naik secara konsisten dari waktu ke waktu pasti telah memuaskan semua pemangku kepentingannya.

 









Mengenal Analisis Kuantitatif ?

Analisis kuantitatif  adalah menggunakan statistik dan metrik yang dapat diukur, dimana dalam hal ini  digunakan untuk membantu investor dalam membuat keputusan investasi yang menguntungkan.

Yang termasuk dalam analisis kuantitatif seperti : Analisis Laporan Keuangan, Membandingkan Nilai saat ini dan Nilai masa lalu, Membandingkan Nilai perusahaan dengan perusahaan sejenis dan lain - lain.


Jadi Analisis Kuantitatif  pada dasarnya berinvestasi hanya dengan menggunakan angka-angka. Ini tidak berarti Analisis Kuantitatif  tidak dapat melihat perusahaan atau manajemen dan memasukkan beberapa dari hal-hal itu ke dalam keputusan mereka, tetapi Analisis Kuantitatif sebenarnya hanya melihat angka-angka dan memutuskan apakah saham itu bernilai  atau tidak.

 

Kekurangan dari Analisis Kuantitafif ?

Data adalah salah satu hal yang paling mudah untuk dimanipulasi sehingga sangat mudah terkecoh dalam membuat keputusan, Penting juga untuk diingat bahwa data tidak selalu menceritakan keseluruhan cerita. Manusia dapat melihat skandal atau perubahan manajemen seiring perkembangannya, sementara pendekatan matematis murni tidak serta merta dapat melakukannya. Selain itu, analisis kuantitaf menjadi kurang efektif karena semakin banyak investor yang mencoba menerapkannya. Pola yang berhasil akan menjadi kurang efektif karena semakin banyak investor mencoba mengambil untung darinya.

 

Banyak Investor menggunakan perpaduan antara analisis kuantitatif dan kualitatif. Mereka menggunakan analisis kuantitatif untuk mengidentifikasi investasi potensial dan kemudian menggunakan analisis kualitatif untuk membawa upaya penelitian mereka ke tingkat berikutnya dalam mengidentifikasi hasil akhir investasi.


Mereka juga dapat menggunakan wawasan kualitatif untuk memilih investasi dan data kuantitatif untuk manajemen risiko. Meskipun analisis kuantitatif dan kualitatif memiliki pendukung dan kritiknya sendiri, analisis tersebut tidak perlu saling eksklusif.

 

Oke itu pembahasan kita kali ini semoga informasi diatas dapat bermanfaat dan jangan lupa untuk terus mendukung kami agar kami dapat terus memberikan informasi bermanfaat dan menarik lainnya di postingan – postingan berikutnya.

No comments:

Post a Comment

Sebagai pengunjung blog yg baik jgn lupa y tinggalkan komentar, saran atau y itu gak usah dibilang agan2 semua tau kan, agar blog ini bisa terus memberikan informasi pada agan - agan semua.