Mengetahui Nilai (Valuasi) dari Suatu Perusahaan - Economics, Accounting, and Tax ( ECOTAX )

Terbaru

Saturday, April 24, 2021

Mengetahui Nilai (Valuasi) dari Suatu Perusahaan

 

Valuasi (Penilaian) adalah proses analitis untuk menentukan nilai aset atau perusahaan saat ini (atau yang diproyeksikan). Ada banyak teknik yang digunakan untuk melakukan penilaian, dari cara yang termudah hingga yang tersulit. Seorang analisis keuangan melihat kinerja manajemen, komposisi struktur modalnya, prospek pendapatan di masa depan, dan nilai pasar aset perusahaan untuk melakukan penilaian.

 

Penilaian (Valuasi) dapat berguna ketika mencoba untuk menentukan nilai wajar dari surat berharga perusahaan, yang ditentukan oleh seberapa besar keinginan pembeli untuk membayar kepada penjual surat berharga, dengan asumsi kedua belah pihak melakukan transaksi dengan sukarela. Ketika surat berharga diperdagangkan di bursa, pembeli dan penjual menentukan nilai di pasar saham atau obligasi.

 

Ada 2 Metode Utama Melakukan Valuasi, yaitu :

Model Penilaian Absolut (Absolute Valuation Models), metode ini mencoba menemukan nilai intrinsik atau "sebenarnya" dari sebuah investasi hanya berdasarkan pada fundamental. Melihat fundamental berarti Anda hanya akan fokus pada hal-hal seperti dividen, arus kas, dan tingkat pertumbuhan perusahaan, dan tidak memikirkan perusahaan lain. Model penilaian yang termasuk dalam kategori ini antara lain Model Diskonto Deviden, Model Arus Kas Diskonto (DCF Model), Model residual income, dan Model berbasis aset.

 


 Source Picture: slideteam.net

Model Penilaian Relatif (Relative Valuation Models), berbanding terbalik dengan metode diatas metode ini membandingkan perusahaan yang bersangkutan dengan perusahaan serupa lainnya. Metode ini melibatkan penghitungan kelipatan dan rasio, seperti kelipatan P/E (Price to Earning), dan membandingkannya dengan kelipatan P/E perusahaan serupa.

 

Misalnya, jika P / E sebuah perusahaan lebih rendah dari kelipatan P / E dari perusahaan yang serupa / sejenis, maka perusahaan dengan P/E rendah itu dianggap undervalued. Biasanya, model penilaian relatif jauh lebih mudah dan lebih cepat untuk dihitung daripada model penilaian absolut, itulah sebabnya banyak investor dan analis memulai analisis mereka dengan model ini.

 

Keterbatasan dari Valuasi ?

Saat memutuskan metode penilaian mana yang akan digunakan untuk menilai saham untuk pertama kalinya, kita cukup dibuat kewalahan dengan banyaknya teknik penilaian yang tersedia bagi investor. Ada metode penilaian yang cukup mudah digunakan sementara yang lain lebih rumit dan berbelit - belit.

 

Sayangnya, tidak ada satu metode pun yang cocok untuk setiap situasi. Setiap saham berbeda, dan setiap industri atau sektor memiliki karakteristik unik yang mungkin memerlukan beberapa metode penilaian. Pada saat yang sama, metode penilaian yang berbeda akan menghasilkan nilai yang berbeda untuk aset dasar atau perusahaan yang sama yang dapat mengarahkan analis untuk menggunakan teknik yang memberikan hasil yang paling disukai.

 

Itu dulu pembahasan kita kali ini mengenai penilaian (valuasi), semoga informasi diatas dapat berguna dan jangan lupa untuk terus dukung kami agar kami dapat terus memberikan informasi menarik dan bermanfaat lainnya.

No comments:

Post a Comment

Sebagai pengunjung blog yg baik jgn lupa y tinggalkan komentar, saran atau y itu gak usah dibilang agan2 semua tau kan, agar blog ini bisa terus memberikan informasi pada agan - agan semua.