Saturday, November 8, 2014

Apa Itu Analisis Leverage ?

1.1  Pengertian
    Leverage biasanya digunakan untuk menggambarkan kemampuan perusahaan untuk menggunakan aset atau dana yang mempunyai beban tetap untuk meningkatkan penghasilan ( return ) bagi pemilik/pemegang saham.
Tingkat leverage ini bisa saja berbeda – beda antara perusahaan satu dengan perusahaan lain atau dari periode yang satu dengan periode yang lain di dalam perusahaan, tetapi yang jelas semakin tinggi tingkat leverage maka semakin tinggi resiko yang dihadapi dan semakin besar tingkat return atau penghasilan yang diharapkan.

    Istilah resiko disini adalah ketidakpastian dalam kemampuan perusahaan untuk membayar kewajiban – kewajiban tetapnya ( seperti : beban bunga dan dividen saham preferen ).

1.2  Macam – Macam Leverage
Didalam menejemen keuangan perusahaan pada umumnya terdapat 3 macam leverage yaitu :
a.      Operating Laverage
Operating Leverage ialah kepekaan laba operasi sebelum beban bunga dan pajak
( EBIT ) terhadap penjualan perusahaan. Operating Laverage timbul karena perusahaan menggunakan biaya opeerasi tetap. Operating Leverage sangat dipengaruhi oleh pertimbangan efisiensi serta dasar – dasar ekonomis dan karakter bisnis dari barang dan jasa yang dijual perusahaan.

Tingkat Operating Leverage atau Degree of Operating Leverage ( DOL )  yang mengukur kepekaan EBIT terhadap perubahan penjualan dapat menggunakan rumus sebagai berikut :
DOL =  % Perubahan EBIT
             % Perubahan Sale
  
  Atau menggunakan Rumus :          
DOL =      Q ( P – V )
           Q ( P – V ) - FC

Ket :    Q : Jumlah Penjualan Dalam Unit
            P : Harga / Unit
            V : Biaya Variabel / Unit
            FC : Biaya Tetap

b.      Financial Leverage
    Financial leverage dapat didefinisikan sebagai kemampuan perusahaan dalam mengunakan kewajiban – kewajiban keuangan yang sifatnya tetap untuk memperbesar pengaruh perubahan EBIT terhadap pendapatan / lembar saham ( EPS ).
Financial Leverage muncul akibat dari adnya kewajiban – kewajiban keuangan yang sifatnya tetap yang harus dibayar perusahaan, Seperti : Bunga maupun Dividen Sahan Preferen.
    Tujuan  analisis Financial Leverage adalah untuk mengetahui beberapa jumlah uang yang sesungguhnya tersedia bagi pemegang saham biasa setelah bunga dan dividen untuk pemegang saham preferen dibayarkan.
   Tingkat Financial Leverage atau Degree of Financial Leverage ( DFL ) yang mengukur kepekaan EPS terhadap perubahan EBIT dirumuskan Sebagai Berikut :
DFL =   % Perubahan EPS
          % Perubahan EBIT

Atau menggunakan Rumus :
DFL =              EBIT            
          EBIT – I – Dp / ( I – T )


Ket : I   = Beban Bunga
        Dp = Dividen Saham Preferen
        T  = Pajak

c.       Total Leverage / Combined Leverage
Dapat didefinisikan sebagai kemampuan perusahaan dalam menggunakan biaya tetap, baik biaya tetap operasi maupun biaya tetap keuangan untuk memperbesar pengaruh perubahan volume penjualan terhadap pendapatan per lembar saham biasa / EPS.

Rumus :
DCL =  % Perubahan EPS
          % Perubahan Sale   

Atau :
 
DCL =               Q ( P – V )
          Q ( P – V ) – FC – I – Dp/( I-T )


Masukan Emailmu Untuk Langganan Artikel Ecotax (Free):

Delivered by FeedBurner

No comments:

Post a Comment

Sebagai pengunjung blog yg baik jgn lupa y tinggalkan komentar, saran atau y itu gak usah dibilang agan2 semua tau kan, agar blog ini bisa terus memberikan informasi pada agan - agan semua.