Batas Auto Rejection Saham – ARA/ARB - Economics, Accounting, and Tax ( ECOTAX )

Terbaru

Saturday, May 18, 2019

Batas Auto Rejection Saham – ARA/ARB

       Halo agan2 ecotax, kali ini admin ingin berbagi info tentang Auto Rejection Saham. Bagi agan2 yang berkecimpung di dunia investasi terutama saham, pasti tidak asing lagi dengan Auto Rejection Saham. Ya Auto Rejection / Penolakan secara otomatis atas meningkatnya harga atau turunnya harga saham yang signifikan. Seperti
yang perlu agan2 semua ketahui bahwa menurut Surat Keputusan Direksi BEI Kep-00096/BEI/08-2015 tentang Perubahan Batasan Auto Rejection dirinci bahwa batasan auto rejection dibagi dalam tiga kelompok:

  •       Saham dengan rentang harga Rp 50-Rp 200 batasan auto rejection 35%.
  •       Saham dengan rentang harga Rp 200-Rp 5.000 batasan auto rejection 25%.
  •       Saham dengan Rp 5.000 ke atas batasan auto rejection 20%.





Sebagai Contoh :
Baru2 ini seperti yang mimin himpun dari CNBCIndonesia.com, bahwa terjadi auto rejection pada harga saham PT Jasnita Telekomindo Tbk (JST) karena kenaikan harga salam yang melebihi persentase yang telah ditetapkan oleh BEI. Dimana bahwa pada kamis kemarin (15/5/2019) saham JAST melonjak sebesar 49,59% di Level Rp368/Saham yang mana harga saham perdana emiten tersebut hanya sebasar Rp246/Saham. Jadi Pelonjakkan yang signifikan tersebut yang melewati batas wajar yaitu 35% membuatnya terkena auto rejection Atas (ARA).
ARA adalah kependekan dari Auto Reject Atas, sedangkan ARB adalah kependekan dari Auto Reject Bawah. Jika harga saham meningkat melebihi batas % ketentuan maka akan terjadi ARA, Jika harga saham turun melebihi % ketentuan maka akan terjadi ARB. 

Seperti itulah gambaran tentang % auto rejection, tapi menurut info yang mimin dengar BEI (Bursa Efek Indonesia) memiliki rencana akan merubah aturan batas auto rejection, dimana BEI akan menurunkan batas bawah harga saham Rp50/Saham.

Sekian info yang bisa mimin share kepada agan2 semua, semoga informasi ini dapat membantu dan berguna bagi agan2 yang berkecimbung di dunia investasi saham. Dukung kami terus agar kami dapat terus memberikan postingan– postingan menarik lainnya. #WaktunyaMillenialInvestasi.

No comments:

Post a Comment

Sebagai pengunjung blog yg baik jgn lupa y tinggalkan komentar, saran atau y itu gak usah dibilang agan2 semua tau kan, agar blog ini bisa terus memberikan informasi pada agan - agan semua.